This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, April 17, 2015

Klopp Bakal Tangani City

Pellegrini Tak Terganggu Isu Klopp Bakal Tangani City

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sabtu, 18/04/2015 11:31 WIB
Pellegrini Tak Terganggu Isu Klopp Bakal Tangani City
AFP/PAUL ELLIS

Manchester - Manuel Pellegrini tak mau ambil pusing soal rumor Juergen Klopp bakal menggantikan dirinya jadi manajer Manchester City. Baginya wajar rumor demikian di sebuah klub besar.

Masa depan Pellegrini di City sedang dispekulasikan mengingat serangkaian hasil buruk musim ini membuat klub itu hampir dipastikan nirgelar, setelah musim lalu meraih dobel gelar, Premier League dan Piala Liga.

Bersamaan dengan rumor tersebut, di Jerman ada keputusan mengejutkan ketika Klopp memutuskan mundur dari Borussia Dortmund setelah tujuh tahun menangani klub itu. Klopp pun 11-12 dengan Pellegrini, di mana dia mundur di saat prestasi klub tengah menurun musim ini.

Tak lama setelah Klopp mengumumkan pengunduran dirinya, sejumlah rumah judi online plus media-media Inggris, langsung menjagokan pelatih 46 tahun itu sebagai manajer baru City musim depan menggantikan Pellegrini.

Terkait rumor tersebut, Pellegrini tak mau memikirkannya karena hal seperti itu wajar terjadi di sebuah klub besar yang tengah menjalani musim buruk. Baginya yang terpenting saat ini adalah membawa City finis setinggi mungkin untuk menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.

"Itu sama sekali tidak membuat saya sakit hati - itu terjadi di setiap ketika Anda mendapatkan hasil-hasil buruk," ujar Pellegrini seperti dikutip Soccerway.

"Ketika Anda menangani klub besar dan Anda tidak mendapatkan hasil yang bagus, maka semua orang akan mulai membicarakan soal pergantian manajer," sambungnya.

"Memang kami sedang menjalani periode yang tak menyenangkan belakangan ini, tapi musim lalu tekanannya lebih besar. Tidak ada yang senang dengan hasil ini ketika Anda tidak bisa bersaing untuk menjadi juara."

"Yang paling logis setelah itu tentunya memecat manajer, tapi saya pikir itu tidaklah tepat. Kami hanya berpikir soal laga berikutnya, kami harus memenangi laga melawan West Ham Minggu nanti," demikian Pellegrini.(mrp/mrp)

Wednesday, April 15, 2015

Ducati Diprediksi Akan Terus Menjadi Pengganggu



Dovizioso Menyodok, Marquez Tetap Anggap Rossi Sebagai Pesaing Terberat

Doni Wahyudi - detikSport
Rabu, 15/04/2015 14:46 WIB


Dovizioso Menyodok, Marquez Tetap Anggap Rossi Sebagai Pesaing Terberat
                        Mirco Lazzari gp/Getty Images

Jakarta - Dua seri pertama MotoGP 2015 menunjukkan kebangkitan Ducati dan Andrea Dovizioso untuk menjadi penantang juara musim ini. Tapi untuk Marc Marquez, pesaing yang dianggap terbesar tetap Valentino Rossi.

Seperti telah diprediksi sejak pramusim, Ducati muncul sebagai pesaing utama Yamaha dan Honda di awal musim 2015 ini. Dovizioso berturut-turut menuntaskan balapan pada urutan dua dan tiga di Qatar dan Austin, sementara Andrea Iannone menuntaskan race di urutan tiga dan lima.

Di seri-seru selanjutnya Ducati diprediksi akan terus menjadi pengganggu duel Yamaha dan Honda. Bukan tidak mungkin pabrikan asal Italia itu akan bisa merebut gelar juara dunia.

Kondisi tersebut diakui Marquez akan membuat balapan MotoGP jadi lebih sulit, namun pada saat bersamaan makin menantang untuk dijalani.

"Itu akan menjadi musim yanhg menarik. Sekarang ada lebih dari satu pebalap yang bertarung untuk podium jadi setiap kesalahan akan berakibat fatal. Lebih sulit, tapi lebih menyenangkan," sahut Marquez di Marca.

Soal persaingan menjadi juara dunia, Marquez menganggap Valentino Rossi masih jadi pesaing terbesar. Meski Davizioso menunjukkan grafik performa yang meningkat, pengalaman disebutnya akan jadi keunggulan Rossi mengarungi musim ini.

"Saya memperhatikan keduanya, Dovizioso dan Valentino, tapi Vale yang utama. Dia punya lebih banyak pengalaman. Bagaimanapun, saya belum melupakan Lorenzo," tuntasnya.

Jelang PSG vs Barcelona

PSG vs Barcelona: Liga Champions Beraroma Copa Libertadores

Doni Wahyudi - detikSport
Rabu, 15/04/2015 17:05 WIB
PSG vs Barcelona: Liga Champions Beraroma Copa Libertadores
                                            Getty Images

Jakarta - Bintang-bintang Argentina, Uruguay dan Brasil akan mendominasi panggung Parc des Princes saat Paris Saint Germain menjamu Barcelona. Leg pertama babak delapan besar Liga Champions kental beraroma Copa Libertadores.

Dengan banyak pemain asal Amerika Selatan merumput di Eropa, sebenarnya hampir di setiap pertandingan Liga Champions ada saja pesepakbola asal Argentina, Brasil, Uruguay, Paraguay, Chile, Kolombia atau bahkan Ekuador berduel di satu lapangan. Tapi pertemuan PSG dan Barca malam nanti bisa dianggap spesial.

Sebabnya tentu saja kemunculan banyak pemain top Amerika Selatan dalam pertandingan tersebut. Daru Uruguay misalnya, publik negara tersebut akan menyaksikan dua penyerang terbaiknya beradu ketajaman. Luis Suarez dan Edinson Cavani akan mengusung benderanya sendiri-sendiri kali ini.

Dari Argentina tentu saja ada Lionel Messi. Sang superstar akan ditemani Javier Mascherano di kubu Barca, sementara dari pihak PSG ada Javier Pastore dan Ezequiel Lavezzi.

Adalah tim nasional Brasil yang jadi penyumbang pemain latin terbanyak dalam laga ini. Suporter tim Samba akan melihat bagaimana Neymar akan menembus barisan belakang PSG yang dikawal trio rekan senegaranya: Thaigo Silva, Marquinhos dan Maxwell. Seharusnya ada David Luiz di pertahanan PSG, tapi Laurent Blanc tak bisa memainkannya karena tengah cedera.

Brasil juga punya Thiago Motta di lapangan tengah PSG, dan terakhir ada Lucas Moura yang akan menyayat di sisi lapangan.

Soal ketajaman, pasukan latin Barca jauh lebih baik di mana Suarez, Neymar dan Messi sudah membuat 15 gol di Liga Champions musim ini dan total 88 di semua kompetisi. Messi jadi yang paling subur dengan 45 gol (8 di Eropa, 34 di La Liga dan 4 di Copa del Rey).

Sementara dari pihak PSG, absennya Zlatan Ibrahimovic jadi kehilangan besar. Di antara Lavezzi, Cavani dan Pastore, cuma si striker Uruguay yang sudah bikin gol di Liga Champions musim ini. Dari delapan pertandingan Cavani bikin enam gol. Demikiam dikutip dari Marca.(din/fem)